Tuesday, March 24, 2009

TeTot!

Hari ini kayaknya ada yang aneh ma gw. Sebenernya sih mank aneh dari jaman kapan, tapi makin menjadi - jadi sepertinya..
Well, di sekolah, arrrghh.. Pelajaran pertama, English. Edan, test mendadak donk.. Suruh bikin summary apa-gitu, ga jelas.
Second subject, masih English juga tapi beda guru. Geez, test lagi! Listening pula. Huwaaaa.. Pengen nangis. TT
Pelajaran ketiga, Eko. Ah, mending soalnya nih guru mank agak kalem. Yeey!
Trus, PLH. Awalnya sih dikasi kisi2 buat UTS. Eh, akhir2nya malah disuruh ngoper2 buku ke temen laen, buat ditulis apa positif-negatifnya qta di hadapan mereka. Yah, gpp lah.. Hiburan, pikir gw. Then, JENG JENG.. Someone ngegambar hiu di buku gw. Akhhhh!! Jack, please donk aneh banget sih lu.. Dah gitu, temen2 pada ngejekin lagi. Hiks, pada minta dibunuh kayaknya.. Hahahaha *bcanda, guys..* =D
Teruss, ada temen gw yang bertingkah sedikit lebih canggung hari ini, entah kenapa.. Ga ngerti banget.
Pulang sekolah, ujan gede banget mengguyur Bandung. Sumpah, akhir2 ini cuaca sangat tidak bersahabat. Ujan besar dengan bunyi geledek di mana - mana. Tas, baju, badan basah semua. Akh, lieurr..
Then, nyampe rumah, gw langsung aja menuju kamar setelah nyomot nugget satu dari meja makan. Karena kecapean dan otak gw yang lagi mumet, jadi gw ngedengerin lagu aja, trus ketiduran deh..
Kebangun jam 7 malem, perut dah keroncongan. Turunlah gw ke bawah buat makan malem. Lagi makan enak2, malah dikuliahin ma nyokap bokap gw yang keliatannya lagi BT. Jadilah gw tambah Bau Tai.. Sebel bangett.. Capeeeeee!!!
Mana gw lagi ada tambahan pikiran lagi. Soal apa gw jadi move taun ini ato ga. Gw sih udah pikir2 ini dari jaman Soekarno dipopokin. Tapi tetep aja bingung sana sini. 80% gw udah kepengen pindah. Tapi takut euy di sananya.. Temennya, bahasanya, makanannya, asramanya, pelajarannya, dosennya.. Everything makes me scared. TT
Next week, I have to tell my mom about my final decision. Gw harap, apapun keputusannya, itu merupakan jalan yang terbaik. Wakakakakak *sok dramatis*
Oia, dan sekarang yang membuat gw happy adalah... Gw menemukan gambar2 Ohno terbaru! Hahahaha. He looks so hot XXDD
Cuma Ohno yang bikin gw masih bisa berdiri saat ini. Selain Yamada, Sho, dan Nino tentunya. Hehehe LOL
Ini adalah saat2 terberat dalam hidup gw. Saat2 paling melelahkan dan memuakkan. I'm getting depressed day by day. Tadashii! Setelah gw melewatkan yang satu ini, gw yakin pasti gw bisa menemukan scene lain dalam hidup gw yang happy ending.. Hehehe (harapan biasa remaja yang beranjak dewasa) Wakakakak
Ok deh, gw sedang mempersiapkan review drama lain. Hahaha.. Dewa mata! =D

Thursday, March 12, 2009

魔王 -- Maou




This is one of my favourite doramas! Please check it out!


Maou diangkat dari drama suspense terkenal di Korea, Mawang (The Devil). Serial Korea yang cukup sukses pada tahun 2007 itu kini diadaptasi ke dalam versi Jepang dengan judul Maou. Kisah ini berpusat pada kebencian masa lalu akibat dosa tak termaafkan, yang membawa tokoh utama pada keputusan untuk membalas dendam. Dengan dibintangi oleh dua aktor idola dari Johnny’s Entertainment – Satoshi Ohno dan Toma Ikuta – dorama ini berhasil meraih rating yang cukup tinggi, diatas 10% untuk setiap episodenya.

Title : 魔王 – MAOU

Format : Renzoku

Genre : Suspense, Romance

Broadcast : TBS, 2008-Jul-04 to 2008-Sept-12

Air time : Friday 22:00

Theme song : truth by Arashi

Screenwriter: Maekawa Yoichi, Nishida Masafumi

Producers : Takahashi Masanao, Watanabe Ryosuke

Director : Kato Arata

Music : Sawano Hiroyuki

Website : http://www.tbs.co.jp/maou2008


Boku wa tenshi nanka ja arimasen yo

11 tahun yang lalu, seorang pelajar SMP ditemukan tewas terbunuh dengan pisau menancap di perutnya. Tersangka utama adalah teman sekelasnya yang terkenal sebagai anak pengusaha hotel ternama dan suka mengganggu pelajar lain. Karena tidak ada bukti yang memberatkan, tersangka itu berhasil dibebaskan tanpa syarat.

Naruse Ryo (Ohno Satoshi) adalah pengacara handal yang selalu bisa memenangkan kasus yang dibelanya. Ia sering sekali membela orang-orang tertuduh yang seharusnya tidak berada di posisi bersalah. Terlebih lagi, ia suka membantu klien miskin secara gratis, tanpa dipungut biaya. Semuanya ini membuatnya dijuluki “Pengacara Malaikat” oleh media setempat.

Di sisi lain, Serizawa Naoto (Ikuta Toma) adalah seorang polisi detektif berdarah panas yang cenderung menyelesaikan kasus-kasusnya dengan cara sedikit sembrono. Hampir setiap hari ia mendapat peringatan dari atasannya agar berhati – hati dalam bertindak dan melakukan investigasi.

Suatu hari, sebuah paket tiba di kepolisian dan ditujukan bagi Naoto. Pengirimnya mengaku bernama Amano Makoto, yang artinya “Rain’s Truth”. Di dalamnya berisi selembar amplop merah dan sebuah kartu tarot. Awalnya Naoto tidak memedulikan kartu tarot itu, karena ia pikir itu hanyalah kartu biasa.

Di sebuah pesta, Naoto bertemu kembali dengan pengacara yang 11 tahun lalu membelanya. Keesokan harinya, pengacara itu ditemukan sudah meninggal dengan pisau tertancap di perutnya. Saat tiba di lokasi kejadian, Naoto terhenyak ketika mendapati selembar kartu tarot yang sama dengan yang ia terima sebelumnya, tergolek di samping korban. Ketika melihat isi tempat sampah, Naoto menemukan paket dengan nama pengirim Amano Makoto di atasnya.

Atasan Naoto yang ingin menginvestigasi pembunuhan misterius itu akhirnya mencoba minta tolong pada Sakita Shiori (Kobayashi Ryoko), seorang wanita muda yang bisa melihat sebuah kejadian hanya dengan menyentuh objek yang bersangkutan. Ketika Shiori menyentuhnya, ia melihat sebuah pertikaian yang berujung pada kematian sang korban.

Ketika proses investigasi mengacu pada sebuah nama dan hanya menunggu perintah penangkapan, kejadian mengejutkan terjadi. Sang pelaku pembunuhan muncul di kantor polisi dengan membawa seorang pembela yang kuat, Naruse Ryo. Apa sebenarnya hubungan Naruse dengan kasus ini? Mengapa ia bersedia mengulurkan tangan demi membela sang pembunuh? Lalu apa yang sebenarnya terjadi 11 tahun yang lalu? Teror demi teror semakin menghantui Naoto yang satu per satu temannya ditemukan tewas misterius. Ketegangan semakin memuncak saat “Maou” terus menjalankan aksinya, hingga tiba saatnya bagi Naoto untuk berhadapan langsung dengan sang “Raja Setan” yang menuntut pembalasan atas kejadian 11 tahun yang lalu…


I don’t have any rights to love someone…

Drama luar biasa ini ditangani dengan sangat baik dan berhasil meraih empat penghargaan dari lima nominasi 12th Nikkan Sports Drama Grand Prix -- Summer 2008, atas kategori Best Drama, Best Actor (Ohno Satoshi), Best Supporting Actor (Tanaka Kei), dan Best Supporting Actress (Kobayashi Ryoko). Selain itu, theme songnya, truth yang dinyanyikan oleh Arashi menduduki peringkat pertama dalam penjualan tertinggi sepanjang tahun 2008, dan memenangkan Oricon Yearly Single Ranking 2008. Kepopuleran drama ini menjadikannya salah satu drama adaptasi Jepang yang terbaik.


my first post

Well, setelah sekian lama berpikir.. Jadilah ini blog juga.. He5
Apa yang mau diomongin di post pertama??
Introducing myself sepertinya ya..
Gw, manusia kelahiran Bandung yang sangat suka makanan.
Buat gw, makanan bukan cuma sekedar alat untuk bertahan hidup, tapi makan itu seni..
Hehehe.. Makanya jangan heran liat badan gw yang super bulat, karena memang gw dilahirkan di keluarga yang sangat cinta makan.. =D
What else? Oh, my interests..
JE! Alias Johnny's Entertainment.. Hahaha
I love them all.. Terutama untuk sekarang, my sekai de ichiban daisuki wa.. Arashi no Satoshi Ohno-kun! Hahaha (oh, ya ampun ga penting amat ya? he..)
From now on, kalo ada info menarik tentang JE, I'll let you know..
Gw juga mau jadiin ini blog sebagai buku harian mungkin..
Bertukar cerita dengan teman2..
Well.. See you in the next post!